ALIANSI IMM JOGJA BERGERAK, LAKUKAN AKSI TURUN KE JALAN!

YOGYAKARTA – (22/9) Setelah sebelumnya melakukan beberapa kali diskusi mengenai melemahnya nilai mata uang rupiah dan mundurnya perekonomian bangsa. Akhirnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi IMM Jogja Bergerak, memutuskan untuk melakukan aksi turun ke jalan. Aksi massa ini dinamakan Aksi Peduli, Doa untuk Negeri.

Aksi dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan diawali doa bersama untuk kemakmuran masyarakat Indonesia dan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Kantor PDM Kota Yogyakarta hingga lokasi aksi di Titik 0 Km Yogyakarta.

Dalam aksi tersebut, aliansi IMM Jogja Bergerak menyuarakan aspirasinya sebagai wujud keprihatinan terhadap penderitaan rakyat akibat lemahnya kondisi perekonomian Indonesia. Mereka melakukan aksi jalan mundur yang menggambarkan gerak perekonomian Indonesia yang saat ini mengalami kemunduran. Massa aksi juga meneriakkan sindiran kepada pemerintah yang dinilai cepat tanggap dalam hal pencitraan politik namun acuh terhadap persoalan kerakyatan.

Massa aksi mendesak dan menuntut kepada pemerintah untuk bertanggungjawab atas kondisi perekonomian Indonesia saat ini dan segera menstabilkan harga, memenuhi janji-janji Presiden sebelum usai masa jabatan terutama menyelesaikan nawacita 5 tahun, menekan impor dan meningkatkan ekspor serta melakukan kegiatan yang menghasilkan devisa agar terciptanya perekonomian yang stabil, menurunkan harga BBM yang berdampak kepada proses distribusi barang dagang dalam negeri serta melakukan tindakan untuk menghimbau masyarakat supaya menggunakan produk-produk dalam negeri.

“Indonesia 4 tahun lalu, nawacita sudah sampai mana? Nyatanya kamipun bertanya. Petani dirampas sawahnya. TKA semakin berjaya. Sampai akhir menutup mata.” Nyanyian aksi massa dengan lagu Indonesia Pusaka, Ismail Marjuki.

Selain diisi dengan nyanyian dan orasi, aksi ini juga diisi dengan pembacaan puisi. Salah satu puisi yang dibacakan oleh peserta aksi yaitu puisi karya Anwari WMK yang berjudul “Waktu” dimana kerakyatan dan kemanusiaan dimuliakan dengan kepalsuan. Seperti yang terjadi di Indonesia saat ini, penderitaan rakyat hanya sebagai ajang penguasa memberikan janji-janji manis yang ujungnya hanyalah sebuah kepalsuan.

Massa aksi juga memberikan bingkisan kepada masyarakat berupa produk lokal sebagai upaya mengajak masyarakat untuk membeli dan mencintai produk-produk dalam negeri. Aksi ini ditutup dengan doa bersama kepada Allah Swt, agar Indonesia selalu di berikan berkah, rahmat serta dilindungi dari segala permasalahan bangsa.

Abadi Perjuangan!!!

Semoga Berkah Rahmat Allah swt, Selalu Melimpahi Perjuangan Kita Semua

IMM Jaya!!! IMM Jaya!!! IMM Jaya, Jaya, Jaya!!!

IMM Akan Selalu Berjaya!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: