PC IMM DJAZMAN AL KINDI SERIUS CETAK KADER MUBALIGH

BANTUL – PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (PM3). Pelatihan ini diselenggarakan pada Sabtu-Senin, 19-21 Januari 2019 di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bantul Yogyakarta.

Pelatihan berlangsung selama tiga hari, dengan jumlah peserta sebanyak 42 peserta. Terdiri dari 32 peserta yang berasal dari PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta, delapan peserta berasal dari PC IMM Purworejo dan dua peserta berasal dari Komisariat IAIN Pekalongan. Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) kali ini mendapat support penuh dari Universitas Ahmad Dahlan dan mengangkat tema, “Transformasi Gerakan Dakwah dalam Menjawab Tantangan Generasi Milenial”. Harapannya, dengan adanya pelatihan ini, dapat mencetak mubaligh Muhammadiyah yang tidak hanya dapat berdakwah secara konvensional namun juga dapat berinovasi dalam penyampaian dakwahnya sehingga dapat diterima di era millenial.
Pembukaan acara dilaksanakan pada hari Sabtu (19/1) pukul 16.00 WIB. Dalam sambutannya, Muhammad Isa Anshori selaku Ketua Umum PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta menyampaikan, “Dengan adanya PM3 ini diharapkan dapat membangunkan kembali majelis-majelis tabligh di daerah masing-masing peserta. Semoga alumni PM3 ini kedepannya dapat menjadi sosok yang berada di garda paling depan dalam berdakwah.”

Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) ini dibuka secara resmi oleh Bapak H. Giyok Sutanta, S.H. selaku Pemerhati IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan sebuah pesan, “Seorang mubaligh sebagai sosok yang mempelajari Al Qur’an hendaknya bersedia untuk mengajarkan/ menyampaikannya. Seorang mubaligh hendaknya mendapatkan hikmah dari ilmu yang ia pelajari. Satu ilmu jika diamalkan akan menumbuhkan ilmu baru. Ibarat jika kita meminum air, rasa air hanya akan diketahui oleh orang yang telah meminumnya. Maka, amalkan ilmu agar ilmu itu berkembang.”

Dalam acara pembukaan ini, turut hadir Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Yogyakarta, Bapak Drs. Fathoni Siraj. Dalam sambutann singkatnya beliau menyampaikan pesan, “Banyak masjid-masjid Muhammadiyah dalam lingkungan Kota Yogyakarta yang membutuhkan mubaligh-mubaligh muda untuk memakmurkannya. Harapannya alumni PM3 dapat menyampaikan nilai-nilai Muhammadiyah di masyarakat melalui gerakan memakmurkan masjid.”

Setelah acara pembukaan, seluruh peserta melaksanakan ibadah salat maghrib berjamaah. Kemudian, dilanjutkan dengan kultum dan salat isya’. Setelah salat isya’, kegiatan dilanjutkan dengan kontrak belajar, pretest dan orientasi belajar yang dipimpin oleh Immawan Yayan Kastowo selaku Master of Training.
Dalam PM3 kali ini, terdapat delapan materi. Pada hari pertama, Sabtu (19/1) terdapat satu materi tentang Fikih Dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Rahmadi Wibowo S, Lc.,M.A.,M.Hum. Dilanjutkan dengan review materi dan FGD yang dipimpin oleh MOT.

Pada hari kedua Ahad (20/1), terdapat empat materi diantaranya materi tentang Strategi Dakwah Rasul, yang disampaikan oleh Ustadz Sahman, Lc. Materi Corak dan Gerakan Dakwah Kontemporer yang disampaikan oleh Ustadz Anton Ismunanto, S.Pd.I. Materi Manajemen Dakwah Kampus yang disampaikan oleh Ustadz Hatib Rahmawan, S.Pd. S.Th.I.,M.Ag. Materi Psikologi Dakwah, Dakwah Kreatif dan Inovatif yang disampaikan oleh Ustadz H. M. Jamaludin Ahmad, S.Psi. dan materi Kesadaran Dakwah Media oleh Ustadz Chairuddin Ilyas, S.Ds. Hari kedua, di akhiri dengan FGD dan review materi..

Hari ketiga (21/1) pelaksanaan pelatihan, peserta mengikuti kegiatan outbond yang kemudian dilanjutkan materi ke tujuh tentang Retorika Dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Hendra Darmawan, S.Pd. M.A. dan materi terakhir tentang Peta Dakwah Kota disampaikan oleh Bapak H. Ashad Kusuma Djaya. Usai menerima seluruh materi, peserta melakukan praktik dakwah lapangan dan merumuskan rencana tindak lanjut kegiatan. Rencana tindak lanjut kegiatan PM3 yang telah disepakati seluruh peserta berupa membuat tulisan dengan 300 karakter serta adanya pembuatan akun instagram dengan konten berupa quotes dakwah islami.

Acara penutupan Pelatihan Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (PM3) di laksanakan pada pukul 16.00 WIB diisi dengan kesan pesan oleh peserta serta closing statement ketua panitia yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua Bidang Tabligh Kajian dan Keislaman, IMMawan Zaim. Dalam acara penutupan ini, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran acara dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta apabila ada kekurangan maupun kesalahan, beliau juga menyampaikan sebuah pesan bahwa, “Jika detik ini adalah teori, maka detik berikutnya adalah aksi.” (Rina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: