APA KABAR REKTOR BARU UAD (Universitas Ahmad Dahlan)

Universitas Ahmad Dahlan adalah salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah yang letaknya berada di Yogyakarta yang kini usianya 58 tahun yang bisa dibilang masih sangat muda. Semangat juang yang dibangun adalah semangat Integritas Moral dan Intelektual (Moral and Intellectual Integrity) dengan tujuan pendidikannya yang dijabarkan dari tujuan pendidikan nasional dan tujuan pendidikan tinggi di Indonesia dan didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung di dalam Al Qur’an dan As Sunnah yaitu diantaranya tercapaianya lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan berakhlak mulia, tercapainya peningkatan hasil-hasil penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal, nasional dan internsional serta kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, terlaksananya peran sivitas akademika pada pengembangan sosial, ekonomi, budaya masyarakat yang berkemajuan, tercapaianya peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi unggul dan berakhlak mulia, tercapainya penguatan kerjasama strategis yang saling menguntungkan dengan mitra lokal, nasional dan internasional, terwujudnya universitas yang memiliki kemandirian dan tatakelola yang baik (Good University Governance). Adapun arah gerak dari UAD yang kemudian dipaparkan dalam visi yaitu menjadikan perguruan tinggi yang diakui secara internasional, dan dijiwai nilai-nilai Islam serta misi yang kemudian dijadikan  sebagai rambu gerakan diantaranya memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, membangun dan mengembangkan kerja sama yang setara di tingkat lokal, nasional dan internasional, menyelenggarakan tatakelola perguruan tinggi yang baik, dan mengimplementasikan nilai-nilai Islam pada semua aspek kegiatan Universitas. Untuk mencapai itu semua diatas, UAD mengembangkan ISI (Integritas, Solidaristas, Inovasi). Integritas mengandung nilai-nilai: integritas, kepemimpinan yang amanah. Solidaritas mengandung nilai-nilai: basyiran (menggembirakan), kebersamaan, dan keikhlasan. Inovasi mengandung nilai-nilai: pembaruan, pencerahan, dan berkemajuan (https://uad.ac.id/visi-misi/).

Universitas Ahmad Dahlan mempunyai penjabaran visi, misi, serta tujuan sampai pada motto yang bisa dibilang mempunyai tujuan mulia akan tetapi menjadi pertanyaannya adalah sudah sampai mana itu terlaksana? (Apakah dengan hadirnya kampus mega ditengah-tengah gubuk kecil dan sawah hijau yang kian hilang?) Indikator keberhasilan apa yang menunjukan itu semua? (Apakah menghasilkan lulusan terbaik yang kemudian kerja diperusahan asing untuk merusak negerinya sendiri?, Atau kegiatan kampus yang kata ws rendra mengajarkan hafalan bukan latihan menguraikan? Atau letak keberahasilannya dari seberapa banyak mahasiswa yang patuh? Atau pada konsep pertukaran pikiran?)  Atau regenerasi kepemimpinan REKTOR bagian dari keberhasilan ?

Eh hamper lupa!

Tepat hari rabu , 10 Safar 1441 H bertepatan 9 Okt 2019 M kampus UAD resmi mempunyai kapten kapal baru menggantikan Dr. H. Kasiyarno, M.Hum (2007-2019) yaitu Dr. H. Muchlas, M.T. yang akan menahkodai kapal UAD empat tahun kedepan.

Pesan kami dari sang merah maron untuk REKTOR BARU adalah

  1. Merekontruksi dan merevitalisasi identitas UAD dalam menciptakan dahlan-dahlan muda yang hadir untuk menjawab permasalahan sekitar
  2. Menjadikan serta menciptakan dahlan-dahlan muda untuk melanjutkan perjuangan Muhammadiyah bukan untuk menciptakan dahlan-dahlan muda yang sekedar mencari hidup di Muhammadiyah
  3. Memfasilitasi ortom (IMM, HW, dan TS) sepenuhnya sebagai basis Gerakan perkaderan Muhammadiyah

Penulis adalah Ketua Umum PC IMM Djazman Al-Kindi Kota Yogyakarta 2019-2020 IMMawan Ilhamsyah Muhammad Nurdin

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: