Bom bunuh diri depan gereja katedral Makassar merupakan kejahatan kemanusiaan

Tragedi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu, 28 Maret 2021 itu merupakan kejahatan kemanusiaan karena menyebabkan korban jiwa berjatuhan.

Kejahatan kemanusiaan ini diatur dalam Statuta Roma dan diadopsi dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Menurut UU tersebut dan juga sebagaimana diatur dalam pasal 7 Statuta Roma, definisi kejahatan terhadap kemanusiaan ialah perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil.

Pihak yang berwenang dapat mengusahakan agar kejadian ini diusut tuntas serta motif pengeboman yang menyebabkan beberapa orang luka-luka dan investigasi jaringan agar menemukan siapa aktor teror anarkis tersebut.

Harapannya masyarakat tetap waspada dan jangan menganggap enteng masalah ini, serta tidak ikut memperkeruh suasana. masyarakat juga memperkuat kebersamaan antar golongan dan menjauhi segala bibit pemicu perpecahan seperti rasa curiga dan prasangka buruk satu dengan yang lain.

 

oleh :

IMMawati Baiq Sukma Ch

Ketua Umum PC IMM Djazman Al Kindi Kota Yogyakarta 2021-2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: