Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, MLH PDM Kota Yogyakarta dan PC IMM Djamzan Al-Kindi Gelar Webinar Lingkungan Hidup.

 

Hari lingkungan Hidup sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 5 juni, pada tahun ini tema dari Hari Lingkungan hidup adalah “Restorasi Ekologis”. Hari Lingkungan Hidup Sedunia ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1972 untuk menandai pembukaan Konferensi PBB tentang Lingkungan Hidup Manusia yang berlangsung antara tanggal 5-16 Juni 1972 di Stockholm. Hari Peringatan ini dimaskudkan agar kita sebagai pelopor dalam melakukan penjagaan bumi yang mana selalu merefleksikan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup agar terciptanya ekosistem yang seimbang,

Majelis Lingkuan Hidup Pimpinan  Daerah  Muhammadiyah  Kota Yogyakarta bersama PC IMM Djazman Al-Kindi dan Lazismu Kota Yogyakarta melakukan refleksi Hari Lingkuan Hidup dengan melangsungkan Webinar yang mengambil tema “Gerakan Digitalisasi Menumbuhkan Progresivitas Peduli Lingkungan di Era Pandemi Covid-19”. Diangkatnya tema  ini dimaksudkan untuk menumbuhkan Gerakan Peduli Lingkungan Hidup pada ranah digital sehingga para netizen tidak hanya disuguhkan pada konten konten Unfaedah yang selalu viral yang mana diikuti oleh kawula muda, Tapi Dunia Maya perlu diisi konten konten positif khususnya dijadikan kampanye dalam menjaga lingkungan agar terciptanya kebermafataan untuk semuanya.

Berlangsung secara berani, webinar ini mengundang beberapa narasumber antara lain Drs. H Okto Lampito, MPd (Pemimpin Redaksi Hr Kedaulatan Rakyat) Halik Sandera  (Walhi DIY)  Hery Setyawan, M.Si (Ketua Majelis Lingkungan Hidup PDM KOTA Jogja) dan yang tak kalah menarik adalah pada acara ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Jogja yang juga sebagai pembicara kunci.

Hery Setiawan menyampaikan bahwa Sinergisme Manusia dengan Lingkunganadalah ketika manusia mampu menjaga dan mengelola kelestarian lingkungan, sehingga alam akan memberikan hasil yg dibutuhkan manusia. Perlunya kita semua mengkampanyekan peduli lingkungan.. Salah satu kekuatan Muhammadiyah adalah Digitalisasi , atau penguasaan IT, disamping juga resouses (SDM), organisasi yg solid, dan juga sosialisasi gerakannya agar bisa sampai dan dirasakan masyarakat akar rumput.

Realita yang terjadi di indonsesia adalah pencemaran polusi udara yang disebabkan oleh pabrik atau kegiatan  industri lainya, maka perlunya komponen bangsa terkhusunya pemerintah dalam  menciptakan Lingkungan yang baik dan sehat karena hal itu  merupakan hak asasi setiap warga negara Indonesia, Ketimpangan penguasaan kekayaan alam dalam sumber agraria menciptakan darurat ekologis . Maka dibutukan Langkah-langkah  untuk mewujudkan keadilan ekologis yang menegaskan demokrasi dan HAM dengan memberikan ruang dan pengakuan rakyat dalam mengelola alam, menerapkan dan membangun ekonomi kerakyatan yg adil keberlanjutan tegas Halik Saudara,Walhi DIY.

Kota Yogyakarta yang memiliki banyak Tempat Pariwisata menjadi tujuan dari beberapa wisatawan local maupun luar daerah hingga manca negara menyebabkan mobilitas transportasi seperti bus parisiwisata maupun kendaraan pribadi milik wistawan  menyebabkan dampak krisis lingkungan  seperti pencemaran udara dan kemacetan pada jalan raya. Langkah kongrit yang dilakukan oleh pemerintahan daerah kota Yogyakarta adalah Skenario rencana kedepan yaitu setiap bus wisata yang akan masuk ke Jogja tidak bisa masuk langsung ke kota tetapi .nanti ada Parkirna  khusus Bus Wisata dipinggiran, dan  masuk kekota dengan adanya shuttle yang siap mengangkut wisata sesuai tujuan, ini upaya mengurangi pencemaran udara dan kemacetan yg terjadi.Disamping itu dikota jogja akan diperbanyak jalur jalan yg searah untuk mengurangi kemacetan. Tutup Heroe Poerwadi, Wakil Wali Kota Yogyakarta.

Okto Lampito Pemimpin Redaksi Hr Kedaulatan Rakyat menjadi narasumber terakhir pada webinar ini ia menegaskan bahwa Era Digitalisasi menumbuhkan Konvergensi Media yaitu penggabungan atau pengintegrasian Media-media yang digunakan dan diarahkan kedalam satu titik. Konvergensi Media menghasilkan New Media dengan mengunakan online yang bisa diakses kapanpun dan dimanapun, adanya New Media memiliki dampak positif seperti  pengurangan sampah dari kertas Koran konvensional, dan bisa melakukan komunikasi 2 arah seperti kita tidak setuju dengan konten tersebut maka kita bisa mengoreksi dan memberi saran agar kedepanya lebih baik. Tentunya Digitalisasi tidak hanya memberikan dampak positif tapi juga memberikan dampak negative seperti maraknya berita hoax, pelecehan seksual online maupun kejahatan pada dunia maya, Paparya pada peserta webinar.

 

Oleh : Mohammad Haidar Albana

Anggota LSO GSM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: